Belakangan ini lagi suka banget minum matcha, entah
bentuk minuman botol, sedu instan, ice cream atau beli di tempat makan atau
minum yang menjual
menu
matcha. Minuman asal negeri Jepang satu ini menurutku cukup unik, warnanya
hijau pekat rasanya juga
enak. Aku pikir awalnya matcha adalah
nama lain dari green tea dan ternyata itu salah besar. Kedua nama itu
jelas-jelas dua nama berbeda, lalu apakah beda dari green tea dan matcha.
Pertanyaan itu terjawab atas penjelasan singkat dari
sepupu yang kebetulan punya temen berasal dari Jepang. Kebetulan yang tak
disengaja, sepupu rupanya juga lagi suka matcha dan dia pun bertanya pada
temannya itu apa beda matcha dan green tea. Menurut penjelasan, teh di Jepang
yang namanya cha atau ocha itu ada jenis sendiri, cha, matcha dan green tea
mereka bertiga jenis teh yang berbeda.
Cha merupakan teh yang masih original dari daun teh,
yang membedakan ternyata dari
pengolahan. Matcha itu sendiri yang berasal dari daun teh yang
dikeringkan kemudian ditumbuk halus
menjadi
bubuk baru diolah menjadi teh (disedu). Kata teman sepupu matcha tidak terlalu sering dikonsumsi
setiap hari seperti kebanyakan cha biasa atau green tea. Bentuknya yang bubuk
biasanya matcha bisa menjadi bahan olahan aneka ragam dari ice cream, cake, dan
latte.
Warna matcha
sendiri jika disedu lebih berwarna hijau pekat, berbeda dengan teh lain maupun
green tea. Dari segi harganya pun berbeda,matcha harganya jauh lebih malah
dibanding green tea. Jadi intinya, matcha itu bukanlah green tea, kalau green
tea rasanya lebih plain, atau kalau aku pribadi menyebutnya tawar.
-sally-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar