Senin, 14 Desember 2020

Aku masih trauma

 

06 06 2020 – 14 12 2020

Sudah 192 hari. Tapi rasa kehilangan itu masih terus mengikutiku, suasana sabtu pagi itu masih terus terekam jelas diingatan dan di mataku. Bagaimana sesaknya dadaku karena air mata yang tumpah tak henti-hentinya melepas kepergian Bapak untuk selamanya. Tak pernah ku bayangkan rasanya seperti itu, tak pernah ku bayangkan rasanya akan secepat itu.

Hingga kini, semua itu sangat membekas di hati, luka itu menoreh seperti trauma yang cukup dalam pada hatiku hingga membuatku merasa melupakan semua kenangan manis yang sudah terjadi sepanjang hidupku bersamaa bapak. Aku benci itu, karena setiap merindu yang ku ingat justru suasana sabtu pagi itu, setiap merindu yang ku ingat hanya tangisanku pada hari itu dan itu semakin membuatku terluka.

Desember ini aku ingat jelas tahun 2019 ketika kondisi beliau drop harus dirawat paling lama hampir 2 minggu lebih. Semangat beliau melawan sakitnya tak pernah padam. Tahun ini memang pas 3 tahun perjuangan bapak melawan sakitnya tapi belum sampai 3 tahun bulat, beliau telah selesai berjuang.

Dulu aku hanya menyangkan itu hanya ada dalam sinetron, film, atau drama Korea saat dokter bilang usia bapak kemungkinan hanya sampai 3-5 tahun lagi. Pada saat itu aku terkejut, tapi aku merasa tidak percaya. Bahkan hingga setahun awal pengobatan dijalani bapak saja aku masih tidak percaya bapak punya penyakit langka yang menjadi momok bagi semua orang karena selama perjuangan kemoterapi bapak termasuk pasien yang sangat kuat punya semangat tinggi hingga tak nampak seperti orang yang punya penyakit mematikan bahkan dokter utama yang merawat bapak, yang memberikan kemoterapi pertama saja mengakui bapak pasiennya yang paling kuat.

Aku tidak tahu bagaimana menyembuhkan batinku sendiri.  Terkadang aku sudah ikhlas terkadang aku masih menanyakan kenapa harus secapat itu? Aku terus mencari-cari kenangan yang seperti hilang karena tertutup oleh rasa traumaku sendiri. Aku takut jika aku melupakan semua kenangan masa kecilku bersama bapak, semua pelajaran hidup, senyumannya, nada suaranya, petuahnya serta kasih sayangnya padaku.

Trauma itu memang menakutkan.

Jumat, 11 Desember 2020

Anime 2020 List Milikku

Gak terasa sudah dipenghujung 2020. Tiba-tiba aja pengen ngelist daftar anime yang aku tonton di tahun 2020, sebenernya gak terlalu ingat sih mungkin ada juga yang selesai tonton langsung aku hapus karena gak bakal aku rewatch lagi. Tapi bakal aku coba rangkum seingatku di sini, dan urutan ini berdasar rating pendapat pribadiku saja.


Fruit Basket season 2




Menlanjutkan season pertama dari Fruit Basket tahun 2019. Sejujurnya aku mulai agak bosen dengan cerita Fruit Basket ini tapi tetep aja aku penasaran sama kelajutan kehidupan para shiho dan Tooru. Karena aku gak ngikutin manganya dan belum pernah nonton yang versi lawas rupanya di season ini pun belum ada tanda-tanda akan tamat, belum ada tanda-tanda kutukan para shiho bakal hilang belum ada tanda-tanda Tooru menyadari perasaanya buat Kyo. Kalau Kyo sudah mulai sadar kalau dia cinta sama Tooru. Penghujung episode season ini hanya diketahui bahwa Akito adalah perempuan dan dia digambarkan sebagai sosok “dewa” yang mengadakan pertemuan dengan para shiho dan si siho ayam Souma Kazuma telah hilang kutukannya. Jadi di season ini pun dibuat  menggantung.


Yamada-kun and the Seven Witches




 Sebenarnya ini anime lawas, tayang tahun 2015 dengan jumlah 12 episode. Kebetulan aja baru nemu dan baru ditonton tahun ini. Menceritakan tentang cowok bernama Yamada Ryuu yang sedikit nakal dan sering berbuat ulah jarang masuk kelas. Suatu hari selepas dari ruang guru untuk dimarahi ia berpapasan dengan Shiraishi Urara gadis cantik, pendiam, pintar dan kebanggaan sekolah. Tak sengaja Yamada yang melewati Shiraishi di tangga itu terpeleset dan jatuh menimpa Shiraishi dan saling berciuman, saat tersadar rupanya jiwa mereka bertukar.




Rupanya disekolah itu ada legenda 7 penyihir, salah satunya Shiraishi yang memiliki kemampuan untuk bertukar tubuh sedangkan Yamada memiliki kemampuan “mengcopy” sehingga jika dia mencium salah satu penyihir dia akan memiliki kemampuan yang dimiliki penyihir itu. Kalau menurutku anime ini bias juga ku sebut sebagai versi lain kisah 7 keanehan di sekolah :D

Nonton anime satu ini kadang gregeten juga sama kelakuan Yamada yang dapat enaknya bisa cium cewek sana sini demi mendapat kemampuan si penyihir untuk menyelesaikan masalah. Situasi harem yang sangat menguntungkan. Dari versi manga yang sempet aku cari-cari sih katanya Yamada dan Shiraishi menikah dan kutukan para 7 penyihir hilang.

 

Hyouka





Nah ini juga termasuk anime lawas,  tayang tahun 2012 sebanyak 22 episode dengan genre school misteri. Menceritakan Oreki Hotaro siswa kelas 1 SMA yang mendambakan kehidupan biasa saja tanpa terlibat kegiatan apapun. Hotaro memiliki moto hidup yang selalu dipegang teguh yaitu 

Kalau tidak perlu dikerjakan, lebih baik tidak usah dikerjakan.

Tapi, kalau harus dikerjakan, lalukan dengan praktis. 

Yang selalu disebutnya sebagai moto hidup hemat energi. Saat baru masuk SMA ia dimintai kakaknya untuk bergabung di klub sastra klasik. Hotaro tak menyangka klub sastra yang dikira akan ditutup ternyata ada anggota lain yang juga tertarik yaitu Chitanda Eru gadis pintar, lembut dari keluarga kaya yang penuh rasa penasaran tinggi.

Bersama sahabatnya Fukabe Sathosi dan Ibara Mayaka mereka pun bergabung sebagai anggota club sastra klasik dan sering memecahkan kasus-kasus misteri yang berhubungan dengan sekolah mereka. Hal itu kadang sangat berlawanan dengan moto hemat energi Hotaro apalagi jika Chitanda sudah memasang wajah penasaran dan berkata “saya penasaran” maka Hotaro tidak akan bisa melawan.




Anime ini berdasarkan novel Jepang berjudul sama karya Honobu Yonezawa sebanyak 6 jilid. Novel ini juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dan karena anime ini pun aku juga ikut membeli novelnya tapi untuk jilid 4-5 rencana sih penengen beli yang jilid 6 juga karena penasaran sejarah prinsip hemat energinya Hotaro ini kayak gimana wkwkwkw.

Sejujurnya anime ini agak membosankan ditengah karena setiap episode dan kasus kebanyakan ngomong dan teori setiap menjelaskan sesuatu jadi agak mikir tetapi gak tahu kenapa gak bisa skip nontonnya, malah penasaran J awalnya juga sempet terpikir kalau selesai nonton mau aku hapus dari koleksi tetapi pas kelar nonton malah ngerasa sayang apalagi ditambah baca novelnya juga hehehe.

 

Jibaku Shounen Hanako-kun





Toilet-Bound Hanako-kun.  Tayang pertama awal tahun 2020 sebanyak 12 episode. Berlatar belakang tentang 7 misteri supranatural sekolah dengan legenda lama tentang hantu Hanako. Bedanya jika biasanya kita kenal Hanako sebagai gadis kecil dengan rok merah rambut pendek maka,Hanako yang ini sosok laki-laki sedikit mesum, polos, kekanak-kanakan sebagai pemimpin 7 misteri sekolah atau dipanggil “Tuan nomor 7”.

Suatu hari Yashiro Nene memberanikan diri mengetuk toilet nomor 3 di toilet perempuan memanggil Hanako untuk membuat permohonan agar bisa punya pacar. Pertemuan itu justru mengikat takdir mereka, Yashiro terkena kutukan ikan duyung sementara Hanako membantunya membagi kutukan itu sebagai imbalannya Yashiro membantu Hanako membersihkan toilet dan membereskan cerita-cerita misteri sekolah yang mulai melenceng. Dan berbagai petualangan lainnya, hingga bertemu dengan kembaran dari Hanako yang menjadi sosok hantu jahatnya.

Aku jatuh cinta banget sama anime ini, sampai sekarang pun masih mengikuti manganya secara online karena penasaran kelanjutan ceritanya bahkan ada beberapa vol manga yang sengaja aku beli yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Bener-bener mengandung plot twist dan mengandung bawang banget ceritanya. Ostnya juga sampai sekarang masih aku dengarkan khususnya Tiny Light nya Akari Kito si VA Yashiro Nene. Mudah-mudahan ada season selanjutnya J




Maou Gakuin no Futekigousha





The Misfit Of Demon King Academy. Kisah sang Raja Iblis yang berrenkarnasi kembali Anos Voldingod dan masuk ke sekolah Demon King Academy. Sayangnya ingatan orang-orang tentang sosok raja iblis Anos justru berubah. Meskipun baru berrenkarnasi tetapi kekuatan yang dimiliki Anos masih sama besar dan sama kuatnya seperti sebelumnya atau sekitar 2000 tahun lalu.



Sebenernya ceritanya terlalu superpower sih, dan gampang ketebak juga setiap peperangan atau ujian sihir pasti Anos bakal menang tetapi meurutku seru banget buat diikuti visual Anos ganteng banget wkwkwkw. Dan bikin penasaran juga sama alurnya. Berharap 2021 nanti beneran ada season 2 nya mau lihat kelanjutan kisah Anos, Misha, Sasha dan yang lain-lain.

 

Hanyo No Yashahime





Kalau yang ini sebelumnya aku udah sempet bikin review. Spin off dari anime Inuyasha https://onlee1412.blogspot.com/2020/12/spin-off-inuyasha-hanyo-no-yashahime.html

yang saat ini masih tayang di Jepang juga. Menceritakan kelanjutan generasi Sesshomaru dan Inuyasha dimana diceritakan Sesshomaru punya anak kembar setengah siluman bernama Towa dan Setsuna yang terpisah. Towa terlempar ke era masa kini dan Setsuna ada di era feudal. Moroha anak dari Inuyasha dan Kagome. Mereka bertiga berpetualang membasmi siluman untuk memburu Kirinmaru musuh utama di serial ini.

Saat ini masih banyak misteri yang belum terpecahkan, mulai dari kenapa Rin yang sepertinya ibu dari Towa dan Setsuna atau istri Sesshomaru bisa terjebak di pohon Zaman, kenapa Moroha terpisah dari orang tuanya, kenapa siluman mimpi mengambil mimpi dari Setsuna sehingga ia tidak bisa tidur.

 

Jadi enam anime di atas yang sudah menemani ku di 2020 ini. Sebenarnya 1 satu lagi anime namanya Kyokou Suiri genre misteri supranatural, tetapi karena sudah aku hapus dan hanya sekali tonton aku jadi gak terlalu inget sama jalan ceritanya. Dan karena aku hapus artinya ceritanya biasa aja sih tetapi denger-denger tahun depan bakal ada season 2 untuk anime ini, yah tunggu aja sih siapa tau selanjutnya lebih menarik J

See you next year. Kira-kira tahun depan bakal ada anime-anime apa lagi ya???

 


#Anime2020 #HanyoNoYashahime #Hyouka #FruitBasket #JibakuShounenHanakokun #ToiletboundHanakoKun

Minggu, 06 Desember 2020

Spin off Inuyasha : Hanyo No Yashahime

 



Siapa sih anak 90an yang gak kenal anime Inuyasha, manusia setengah siluman anjing yang berburu pecahan bola empat arwah bersama Kagome gadis dari masa kini. Aku salah satu penggemar berat anime Inuyasha. Jujur aja nih, sebenarnya dulu waktu tayang di TV jaman aku masih SMP (kalau tidak salah) aku tidak terlalu mengikuti karena inget banget dulu itu masa mulai kartun mulai menghilang atau berkurang jadi kadang lupa mengikuti.

Lalu setelah dewasa, ketika fasilitas dan teknologi mulai berkembang aku baru menapatkan anime ini. Berkat adanya warnet cafe di Jogja yang memiliki keunggulan stok film, drama dan segala macam jadilah aku nemu anime lengkap Inuyaha di warnet tanpa perlu susah-susah download sendiri tinggal colok ke harddisk external hehehe. Itu di tahun 2015. Mungkin bisa dibilang fans generasi lama tetapi fans telat juga wkwkwk.

Oke tapi di sini aku tidak akan membahas soal Inuyasha-nya, melainkan spin off atau bisa di bilang kelanjutan cerita next generasi dari Inuyasha setelah 10 tahun dengan judul Hanyo No Yashahime atau  Princess Half Demon. Menceritakan tentang anak Sesshomaru dan Inuyasha.

Sejak awal diumukan sekuel ini lebih menyebut menyenai “anak Sesshomaru” di awal, jadi bisa dibilang memang fokus utamanya ke anak Sesshomaru yang digambarkan sebagai hanyo atau manusia setengah siluman. Dalam Hanyo No Yashahime disebutkan anak kembar bernama Towa dan Setsuna sebagai anak Sesshomaru, mereka terpisah pada saat kebakaran hutan Towa terlempar ke masa sekarang atau masa dimana dunia Kagome berada sementara Setsuna tetap di era feudal. Towa dibesarkan oleh keluarga Higurashi sebagai anak angkat dari Higurashi Sota atau adik dari Kagome 15 tahun kemudian “pintu” menuju era feudal terbuka membawa Setsuna dan Moroha anak dari Inuyasha dan Kagome ikut terlempar ke masa kini.



Anime ini baru tayang 10 episode sejak 3 oktober 2020. Buat aku pribadi, sampai saat ini aku masih mengikuti anime ini. Cerita yang disuguhkan cukup membuat para penggemar anime Inuyasha bertanya-tanya kemana Kagome, Inuyasha sebagai tokoh utama karena sampai 10 episode masih penuh misteri kenapa Towa dan Setsuna bisa tinggal di hutan? Kenapa Moroha anak Inuyasha Kagome terpisah dari mereka dan digambarkan tidak mengenal orang tuanya. Oke kadang bikin gregetan sih tapi buat aku pribadi aku masih menikmati ceritanya bakal kayak apa kerena memang sejak awal dikatakan bahwa ini spin off menceritakan anak Sesshomaru dan Sesshomaru jadi aku paham maksudnya bahwa tokoh Inuyasha dan Kagome sudah bukan sebagi hero utamanya. Malah aku pernah baca di sebuah interview dengan Rumiko sensei kalau Inuyasha dan Kagome sudah selesai tugas mereka jadi wajar aja sih porsi mereka berkurang atau malah mungkin akan dikit kan sekarang eranya anak Sesshomaru dan Sesshomaru J

Aku yakin kok dulu pasti banyak fans Sesshomaru penasaran juga kan seandainya Sesshomaru punya “panggung sendiri” nah cukup nikmatin aja sih, kalau gak suka ya tinggal gak usah ditonton :D

Tapi mungkin buat penggemar anime yang gak mengikuti Inuyasha terkadang mungkin akan bingung dengan tokoh-tokoh di masa lalu yang kadang disebutkan hanya sekilas-sekilas saja.


#Inuyasha #Kagome #Sesshomaru #HanyoNoYashahime

Kamis, 01 Agustus 2019

Manisnya Kerja Sama Kaitou KID dan Conan di Film Terbaru Detective Conan : The Fist Of Blue Sapphire

Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire



Yahuuuuuu akhirnya setelah ratusan purnama, Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire tayang juga di Indonesia di bulan Juli mulai kemarin tanggal 24 di CGV. Dan kali ini bisa nonton dua kali oii. Meski nonton keduanya agak kecewa sama sesuatu hal yang sangat amat ku sesali, tapi aku gak bakal cerita soal apa daripada emosi terus. Yang jelas bukan kecewa sama filmnya ya, kalo kecewa sama filmnya gak mungkin nonton dua kali dong hehehe.

Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire


Kali ini Aoyama Gosho memakai setting di luar negeri yaitu di Singapura. Hmmm gimana kah caranya Conan bisa keluar negeri secara dia ini kan Detective SMA Kudo Shinichi yang mengencil karena obat gak mungkin punya paspor atas nama Edogawa Conan dong???

Nah yang bisa membawa Conan keluar Jepang tanpa masalah tak lain adalah si pencuri yang budiman Kaito KID. Yup movie ke 23 ini Aoyama Gosho menampilkan kembali sosok magician under the moonlight Kaito KID, tidak hanya KID tetapi sang juara karate yang tidak pernah kalah Kyogoku Makoto kekasih dari Suzuki Sonoko. Gimana kah cara KID membawa keluar Conan hingga Singapura??? Jawabannya hanya ada di filmnya, bagi yang sudah nonton pasti tahu dong.  Jadi si Kaito KID ini menculik Conan ke Singapura karena dia ingin meminta bantuan Conan untuk menyelidiki kasus pembunuhan yang melibatkan perebutan berlian yang akan digunakan hadiah dalam turnamen karate.

 Dimana ada berlian mahal maka disitulah Kaito KID akan beraksi, sebenarnya memang tujuannya Kaito KID hendak mencuri berlian itu tetapi dia malah dijebak dijadikan tersangka dalam pembunuhan, kaito KID gak terima dong secara pekerjaan dia itu “pencuri budiman” bukan pencuri sekaligus pembunuh. Aku sebagai fansnya KID juga gak terima kalo sang pesulap handalku ini difitnah kayak difilm 19 dulu itu tuh yang The Sunflowers of Inferno dia juga dibuat seolah-olah melakukan kejahatan diluar kebiasaanya kan akunya sebel!!!

Oke kembali ke tema saat ini yaitu The Fist Of Blue Sapphire. Demi membersihkan namanya itu dia membawa Conan secara ilegal dan menyamarkan dirinya sendiri sebagai Kudo Shinichi ikut serta bersama rombongan Ran, Sonoko juga paman Mouri yang ke Singapura untuk menyaksikan pertandingan karate dari Kygoku Makoto. Ini adalah kemunculan ke  6 Kaito KID di film Detective Conan setelah terakhir muncul di film ke 19 yaitu The Sunflowers of Inferno. Sebagai penggemar beratnya Kaito KID tentunya sangat amat menantikan film ini dong, setelah sekian purnama Kaito KID tidak beraksi di film bahkan di serialnya pun juga cukup jarang.

Seperti film Detective Conan yang lain, setelah logo PH yang memproduksi film ini muncul langsung dikasih prolog cerita yang bersetting di Singapura beserta sebuah pembunuhan dan bom meledak. Lalu berganti ke Conan yang mecoba “merayu” Haibara Ai untuk dibuatkan penawar dari obat APTX 4869 supaya bisa kembali ketubuh semula demi ikut ke Singapura. Dan prolog di film ini termasuk panjang juga kayak biasanya, sampai kadang gak sadar kalo belum opening. By the way aku tuh suka banget sama opening-openingnya film Detective Conan itu loh oepning judul film plus dialog diawal opening  “ore wa koukousei tantei、kudou shinichi,  osananajimide doukyuusei no mouriran to.....” meskipun kesannya diulang-ulang tapi ditambah backsound soundtrack yang selalu berbeda tuh beneran khas dan sangat melekat.

Untuk segi cerita, yang jelas sebagai penggemar Kaito KID  seneng aja dong ya karena Kaito KID ada di tema cerita kali ini bahkan di sini Kaito KID semacam terang-terangan bekerja sama dengan Conan. Hubungan yang semacam Tom & Jerry tetapi saling melengkapi, dibanding film ke 19 dimana mereka juga saling kerjasama tetapi di sini porsinya lebih banyak lagi. Gimana enggak, secara Kaito KID kan menyamar sebagai Shinichi jadi dia bebas berkeliaran dong. Belum lagi kalo Kaito KID udah berlagak sombong terus “mesra-mesraan” sama Ran sebagai Shinichi duh duh Conan cuman bisa gregeten aja. Dan aku sebagai penonton sekaligus shipper KIDXConan juga cuman bisa ketawa-ketawa puas kekekeke. Apalagi Conan sendiri harus kembali menyamarkan identitasnya bukan sebagai Edogawa Conan melainkan Arthur Hirai.

Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire


Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire


Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire



Selain “kolaborsi epik” antara Kaito KID dan Conan, di sini juga ada duel antara Kaito KID dan Kyogoku Makoto yang merasa gak terima karena pacarnya Sonoko selalu memuja-muja sama Kaito KID secara Makoto kan juara karate tingkat dunia dia gak mau ada saingan dong apalagi urusan hati kekekeke. Pas awal kemunculan teaser film ini aku bertanya-tanya bagaimana bikin duel antara seorang pesulap dan juara karate??? Bahkan aku sudah suudzon ku pikir gara-gara Makoto, Kaito KID jadi babak belur ternyata.....yang nonton pasti tahu dong kenapa.

Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire


Love line kali ini pun lebih menonjolkan sepasang kekasih Sonoko dan Makoto ketimbang Ran X Shinichi seperti biasanya. Ya memang karena pada dasarnya tema film mengenai dua orang ini. Pada film ini pun kita disuguhkan kisah lain yang mungkin akan jarang ditemukan di serialnya mengenai hubungan Makoto X Sonoko. Bagaimana Makoto melindungi orang yang dicintainya dan bagaimana Sonoko menghadapi pria penuh rahasia seperti Makoto. Suka sekali sama sifat loyal Sonoko yang tidak terlihat sombong karena dia putri dari konglomerat ternama Suzuki meski kadang terlihat dia ini naif dan terlalu baik.


Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire


Penilaian jujur, gak tahu kenapa pas nonton pertama itu agak bingung sama plot twist yang disuguhkan alias siapa si pembunuh dan siapa si dalang yang bikin porak poranda Marina Bay Sands Singapura. Kalau soal action hmm gimana ya, mungkin memang prosinya segitu kali ya tapi kayak kurang memuncak gitu dibanding film sebelumnya tegangnya berasa kurang maksimal. Tetapi.....urusan duelnya semua ikut andil bagian, itu yang aku suka semua punya porsi sendiri-sendiri, keren bangetlah pokoknya mulai dari Kogoro Mouri, Ran, Makoto, Conan dan juga Kaito KID.
Untuk bilang kurang puas juga gak bisa karena seperti judul yang aku berikan, disini hubungan KID dan Conan cukup “manis” sekali sebagai patner. Mereka benar-benar saling kerja sama dan KID pun terang-terangan minta tolong Conan sebagai detektif untuk menyelidiki kasus yang menimpanya. Duhhh seneng banget akunya tuh moment langka sekali bisa lihat KID dan Conan kerja sama secara epik dan saling membutuhkan itu hehehe. Dan satu lagi meskipun sedikit di sini juga tetap menonjolkan moment ConanXAi karena di film ini grup Detective  Boys dan Ai tidak terlalu banyak dimunculkan. Moment dimana Conan minta tolong Ai sungguh bermakna banget, terlihat kesan dimana Conan sangat percaya pada Ai begitu pula Ai yang menanyakan keadaan Conan apa dia baik-baik saja. Manisnya ya Tuhan....kekekeke.


Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire

Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire




Oke sudah cukup.....sudah terlalu panjang, khawatir semakin gak jelas, khawatir yang ada aku menuliskan ulang seluruh cerita film Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire dari awal sampai akhir karena pas nulis ini aku masih ingat betul ceritanya apalagi nontonnya dua kali. See You Next Illussion eh....See You Next movie 2020 ^^


Detective Conan : The Fist Of Blue Shapphire


Senin, 29 Juli 2019

DUA GARIS BIRU


Dua Garis Biru



Jujur sebenernya aku termasuk jarang mau nonton film Indonesia genre remaja di bioskop atau yang kelihatannya unsur cinta-cintaan anak remaja karena rata-rata film ABG hampir ceritanya menye-menye belum lagi actor-actrisnya yang masih newbie sebelumnya terkenal karena main sinetron. Aku sangat gak suka. Termasuk film Dua Garis Biru ini nih, awal keluar teasermya nonton bisa nebak ini mau nyeritain soal apa. Dan ya aku gak tertarik sama sekali apalagi kala itu langsung pro kontra dikalangan masyarakat atau dikalangan netijen Indonesia yang maha tahu segalanya.

Meskipun pada awalnya aku gak tertarik, tapi aku sebel juga nih sama pro kontra sampai ada petisi buat diboikot. Gimana ya, kadang orang Indonesia itu suka melihatnya dari sudut pandang yang terlalu kolot, alias belum nonton udah ngjude duluan. Ya mungkin sebenernya aku sendiri juga bisa dibilang termasuk kayak gitu, tapi aku tipe yang gak bakal memamerkan kenyinyiranku lewat media sosial secara terang-terangan hehehe. Nah setelah film ini tayang kok baru semingguan tuh gaungnya heboh banget, rame di media sosial soal review-review yang ceritanya bagus, bikin mewek bla bla bla. Lama-lama masih biasa aja, terus masuk minggu ke dua kok makin rame aja malah sampai tembus masuk 1 juta pentonton dan akhirnya memutuskan untuk menonton juga di masuk minggu ke tiga di tanggal 28 Juli 2019.




Dan....aku akuin film ini beneran bagus banget. Pesan moralnya beneran kuat. Alur ceritanya rapi, akting pemain-pemainnya juga total. Unsur keluarganya kuat sekali. Konfliknya juga sesuai dengan masalah remaja yang mengalami hamil di luar nikah. Bagaimana dua remaja ini menghadapi situasi sendirian, berharap gak ada yang tahu. Bagaimana mereka bakal menjadi orang tua diusia yang sangat muda, bagaimana menghadapi konflik megenai pilihan masa depan mereka yang masih panjang. Tak hanya itu Bagaimana keluarga Dara dan Bima menyikapi masalah besar yang menimpa anak-anaknya. Bagaimana orang tua berharap bisa menjadi orang tua yang sempurna tetapi pada dasarnya mereka tetap tidak bisa menjadi sosok yang sempurna. Sosok orang tua yang tetap marah dan kecewa kalau anaknya melakukan kesalahan tetapi di depan umum tetap tidak terima jika anaknya diperlakukan tidak adil. Ini beneran harus di contoh, kadang orang tua terlalu membela anaknya sehingga kalau anaknya berbuat kesalahan mereka tidak berani atau menegur anaknya padahal hal itu harus dilakukan demi kebaikan anaknya sendiri biar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Aku suka bagian sex educationnya, di sini penyampaiannya bagus. Dokter kandungannya tidak digambarkan sosok yang ngjudge tentang yang dialami oleh Dara dan Bima. Tetapi semacam “mengayomi” dan tetap memberikan pelajaran mengenai sex sesuai prosi usia mereka, menurutku cukup tersampaikan dengan apik kepada penonton tanpa membuat kesannya kalau itu pembicaraan yang tabu. Ini menjadi poin penting dalam film ini yang wajib ditonton buat anak-anak SMP – SMA yang lagi mulai jatuh cinta lagi hangat-hangatnya pacaran biar gak kebablasan. Biar gak senang berbuat doang tanpa tahu akibat dampak dari perbuatannya yang ujung-ujungnya tidak mau bertanggung jawab.

Walau pun aku gak mewek nonton film ini. FYI temenku yang biasa nonton sama aku malah yang mewek padahal dia bukan tipe cewek yang bakal mudah terharu/tersentuh, eh malah dia yang mewek kekeke. Jadi meskipun aku gak mewek nonton film ini aku sangat menikmati film Dua Garis Biru ini, gak nyesel nonton film ini di bioskop mungkin malah nyesel kalo gak nonton dibioskop nunggu beredar di warnet hehehe dan wajar kalau film ini masih bertahan di bioskop sampai memasuki minggu ketiga. Menurutku wajib banget sih ini ditonton buat keluarga, anak-anak remaja yang lagi puber. Dan menurutku apa yang di keluhkan netijen Indonesia takut kalau film ini bakal memberi dampak buruk buat remaja Indonesia itu SALAH BESAR!!!! Justru dengan adanya film ini biar anak-anak remaja itu gak kebablasan tanpa tahu akibat dari perbuatan mereka, biar mereka gak menganggab enteng akibat dari sex diusia sekolah. Lihat aja diberita-berita banyak kan kasus-kasus hamil diluar nikah yang akibatnya malah semakin buruk, mulai dari menggugurkan, membuang bayi tanpa hati nurani atau membunuh bayinya yang baru lahir. Lebih parah kalau sampai si lelaki malah membunuh si perempuan apa gak lebih mengerikan itu? Aku malah pernah baca di sebuah media sosial dia pernah melakukan having sex saat masih muda akhiranya sih menikah tapi ujung-ujungnya si perempuan disiksa juga sama si laki. Kalau mau jujur yang berdampak buruk ya sinetron remaja Indonesia yang ditivi-tivi itu.

Kalimat favorite di film ini adalah “Menjadi orang tua itu bukan cuman hamil 9 bulan 10 hari. Tapi pekerjaan seumur hidup”  duh duhh....bener-bener ngena banget, langsung auto inget orang tua di rumah.

Jadi....mumpung film ini masih tayang buruaaaan tonton Dua Garis Biru di bioskop, banyak sekali pembelajaran yang bisa diambil. Buat remaja-remaja boleh banget lah tonton sama pacarnya. Buat orang tua juga ajak sekeluarga, ajak anak-anakmu yang bakal memasuki masa puber. Wajib banget ini ditonton! Maju terus film Indonesia yang berkualitas!!!!!

Next    “Manisnya Kerja Sama Kaitou KID dan Conan di Film Terbaru Detective Conan : The Fist Of Blue Sapphire “


Rabu, 24 Juli 2019

Mini Drama Cocok Ditonton Kala Kesibukan Padat part 1

Ngomongin drama Korea itu gak bakal ada habisnya guyss, tiap bulan selalu ada aja drama baru. Belum kelar drama satu sudah muncul lagi drama bagus lainnya yang menarik buat ditonton beneran udah kayak kereta api gak berhenti berjalan sangking muncul terus. Kadang kala juga malah membuat kita bingung mau nonton yang mana dulu. Terutama buat penikmat yang lebih suka nonton disaat drama sudah kelar alias team marathon kayak aku nih kadang sangking udah full episode suka bingung mau nonton yang mana dulu sangking penasarannya atau sangking bagus-bagus semua.

Nah kalo udah gitu nih, kadang kala aku malah jadi males mau nonton. Ujung-ujungnya nyari drama yang gak panjang episode buat munculin feel “niat” nontonnya. Padahal kebanyakan drama Korea kan episodenya emang gak panjang paling 16, 20, 24 yang diatas 30 sekarang udah jarang. Biasanya aku cari yang semacam mini drama atau mini web drama. Belakangan memang lagi banyak nih mini drama atau web drama dengan episode gak sampai 10 episode atau 1 episode dengan durasi gak lebih dari setengah jam. Tapi buat saat ini cuman mau sedikit mengulang mini drama atau web drama lama yang cocok banget ditonton waktu lagi sibuk-sibuknya gak sempet nonton drama dengan episode panjang.
By the way kenapa judul di atas pakai embel-embel part 1 karena yang aku tulis saat ini baru setengah dari yang sudah aku tonton jadi bakal ada 2 part gituh. Yuk cuss, siapa tahu ada yang belum tahu mini/web drama di bawah ini.....

1.      Ma Boy (2012)

Ma Boy



Jumlah episodenya cuman 3 episode aja, pemainnya Kim Sohyun. Kalau ada yang pernah nonton drama To The Beautiful You atau Hanazakari no Kimitachi e / Hana Kimi versi Jepang, nah ini kebalikan dari cerita itu. Kalau di To The Beautiful You si cewek yang nyamar jadi cowok kalo Ma Boy, si cowok nyamar jadi cewek.

Jadi ada seorang murid bernama Hyun Woo di perankan oleh Sun Woong harus menyamar menjadi cewek sebagai artis bernama Irene dan tinggal diasrama sekolah. Kemudian ia kedatangan murid baru bernama Jang Geu Rim yang diperankan oleh Kim Sohyun, mereka satu room mate. Jang Geu Rim ini pindah di sekolah Seoul karena mengejar seorang artis bernama Kang Tae Joon. Semetara Kang Tae Joon ini naksir berat sama Irene karena dia sangat amat cantik.

Walaupun episodenya dikit, lumayan banget buat hiburan dikala sibuk-sibuknya. Ini link buat download Ma Boy  http://kshowsubindo.web.id/drama-korea-ma-boy-2012/



2.      Love cell (2014)


Love Cell


Nah  kalau yang satu ini durasi tiap episodenya cuman sekitar 6-7 menit doang 15 episode. Cocok banget lah buat curi-curi waktu nonton kalo lagi padet-padetnya kerjaan atau skripsi atau tugas sekolah.  Bercerita tentang kucing ajaib bernama Nevi ( Kim Yoo Jung) sebagai dewi cinta atau sejenis sell cinta yang bertugas untuk membantu Ma Dae Choong (Park Sun Ho) pria malang, pengangguran dan tidak pernah berkencan dengan wanita.


Kim yoo Jung


Nevi bertugas membantu Ma Dae Choong untuk mendapatkan cinta gadis punjaanya seorang artis yang sudah diidolakan sejak lama bernama Seo Rin dengan bantuan alat-alat ajaib dari Nevi. Si Nevi ini berasa kayak doraemon versi manusia.

Di web drama ini ada beberapa kali muncul babang Kim Woo Bin sebagai Dewa Cinta sebagai penghakiman Nevi dan juga Ma Dae Choong. Cuss tunggu apa lagi tonton dijamin seru banget.


Kim woo Bin



By the way aku tiap nonton ulang mini drama ini kadang suka menyayangkan, kenapa si Park Sun Hoo gak ngelanjutin karir sebagai actor aja, dia udah lumayan banyak main drama meskipun jenisnya mini drama kayak gini. Dia ini ngotot banget pengen jadi idol padahal udah jadi trinee hampir 10 tahun dan ikutan ajang bakat gitu di Korea. yukk cuss yang mau download ini linknya http://kshowsubindo.web.id/drama-korea-love-cell-2014/


3.      Because it’s the first time (2015)


Because It’s the first time My First Time (2015)


Because It’s the first time atau My First Time (2015) bercerita tentang 6 anak muda yang bersahabat dekat. Mereka ini tinggal di komplek yang sama dan selalu ngumpul bareng, dan menceritakan kehidupan serta masalah masing-masing karakter. Drama ini dibintangi Minho SHINee sebagai Yoon Tae Oh, Park So Dam sebagai Han Song Yi, Kim Min Jae sebagai Seo Ji An. Tae Oh ini diam-diam naksir sama Song Yi sementara Song Yi naksirnya sama Ji An.

Because It’s the first time My First Time (2015)


Selain mereka masih ada 2 sahabat lagi yaitu Lee Yi Kyung sebagai Choi Hoon dan Choi Hye Jung sebagai Oh Ga Rin. Total episodenya hanya 8, lewat drama ini kita bakal mikir lagi soal arti persahabatan, impian dan cita-cita kita yang sesungguhnya seperti apa.   Download mini drama  My First Time  http://kshowsubindo.web.id/drama-korea-first-time-2015/


4.      Imaginary Cat 2015

Yoo Seung Hoo


Nah kalo mini drama satu ini salah satu yang paling aku suka dan cukup istimewa. Ini project pertama dari Yoo Seung Hoo setelah selesai wajib militer. Hong Jong Hyun (Yoo Seung Hoo) seorang pengarang webtoon dan juga bekerja sebagai parttimer di toko buku. Dia selalu bermimpi untuk menjadi seorang webtoon, Jong Hyun punya peliharaan seekor kucing yang diberi nama Bogill. Mini drama ini mengambil sudut pandang si kucing buat narator ceritanya dan Jong Hyun lebih terbuka sama kucingnya ketimbang sama manusia.


Yoo Seung Hoo

Yoo Seung Hoo


Suka gemes kalo lihat, jadi pengen punya kucing kayak Bogill. Langsung aja meluncur ke link berikut buat download 


5.      Seven first kiss 2016

Ji Chang Wook, Lee Jong suk, Park Hae Jin, Lee Jun Ki, Taecyon 2PM, Kai EXO dan Lee Min Ho


Kalau mini drama satu ini, dibuat untuk promosi salah satu mall terbesar di Korea Selatan sana. Drama ini pada masanya cukup heboh menarik perhatian publik karena bertabur actor-actor ganteng papan atas yang cukup bikin cewek-cewek patah hati karena sekaligus berkhayal tingkat tinggi. Mini drama ini memasangkan actor Ji Chang Wook, Lee Jong suk, Park Hae Jin, Lee Jun Ki, Taecyon 2PM, Kai EXO dan Lee Min Ho. Para cewek nih lihat karakter cowoknya pasti udah histeris duluan doang.


Ji Chang Wook, Lee Jong suk, Park Hae Jin, Lee Jun Ki, Taecyon 2PM, Kai EXO dan Lee Min Ho



Bercerita tentang seorang gadis usia 25 tahunan bernama Min Soo Jin ( Lee Cho Hee) bekerja di mall tersebut dan nasibnya ini sebagai jones seumur hidupnya. Suatu hari ia bertemu wanita asing diperankan oleh Choi Ji Woo, dia memberikan Soo Jin sebuah hadiah berupa card dan mengatakan kalau dia akan bertemu dengan 7 pria. Ia diberi kesempatan untuk memilih 1 diantara 7 pria itu untuk bisa saling berciuman. Selain heboh dengan 7 pria tampan nan luar biasa, ini sempet heboh karena pemilihan pemeran utama wanitannya karena pada saat itu Lee Cho Hee termasuk artis yang belum terlalu dikenal publik.

Ji Chang Wook, Lee Jong suk, Park Hae Jin, Lee Jun Ki, Taecyon 2PM, Kai EXO dan Lee Min Ho


Pokoknya ini mini drama bakal bikin jones-jones tambah ngerasa jones, merasa pengen ngomong kasar karena iri. hehehe   Yuk cuss yang pengen lihat seberapa beruntungnya mbak Lee Cho Hee dengan 7 pria tampan klik tautan berikut aja 


6.      Page Turner (2016)

Kim Sohyun Jisoo Shin Jae Ha


Terakhir untuk part ini adalah mini drama Page Turner, berjumlah 3 episode. Menceritakan Yoon Yoo Seul (Kim Sohyun) seorang siswa di SMA Seni dan pianis muda yang sangat berbakat selalu memenangkan berbagai kontes lomba tetapi sebenarnya dia ini anak yang selalu “distir” oleh ibunya. Waktu masih kecil ia memang suka dengan piano tetapi setelah remaja ia mulai muak dan benci karena selalu diatur ibunya. Hingga suatu hari Yoo Seul mengalami kecelakaan dan buta, dia pun enggan main piano lagi.

Kim Sohyun Jisoo Shin Jae Ha


Sampai kemudian ia bertemu dengan Cha Sik ( Ji Soo) seorang atlit lompat tinggi yang cidera yang ingin belajar piano. Akhirnya Yoo Seul mengajari Cha Sik piano dengan tujuan mengalahkan Seo Jin Mok (Shin Jae Ha) rival bebuyutan Yoo Seul.

Kim Sohyun Jisoo Shin Jae Ha

Kim Sohyun Jisoo Shin Jae Ha

Kim Sohyun kalau urusan acting judes emang cocok banget pokoknya.


oke untuk saat ini segitu dulu, part 2 dibikin dulu lah ya....see you. Gamsahamnida....arigato....terima kasih....thank you


PENGUMUMAN

  BLOG INI SUDAH TIDAK AKAN DIPERBAHARUI LAGI....MOVE TO RUMAHIMAJINASIKUU.WORDPRESS.COM